Tata Cara Pengembangan Destinasi Pariwisata Melalui Eksistensi Sejarah dan Budaya Lokal

Tata Cara Pengembangan Destinasi Pariwisata – Setiap daerah memiliki cerita unik yang terukir dalam sejarah dan budaya. Kekayaan ini bukan hanya sekadar aset, tetapi juga potensi besar untuk mengembangkan destinasi pariwisata yang menarik dan berkelanjutan. Dengan mengeksplorasi nilai-nilai sejarah dan budaya lokal, kita dapat menciptakan pengalaman wisata yang autentik dan membekas di hati pengunjung.

Langkah-langkah Pengembangan

Untuk mengembangkan destinasi pariwisata berbasis sejarah dan budaya, beberapa langkah penting dapat dilakukan:

  1. Inventarisasi dan Dokumentasi: Langkah pertama adalah melakukan inventarisasi terhadap semua aset sejarah dan budaya yang ada di daerah tersebut. Mulai dari situs arkeologi, bangunan bersejarah, tradisi adat, kesenian, hingga kuliner khas. Dokumentasi yang baik akan menjadi dasar untuk pengembangan selanjutnya.
  2. Pemulihan dan Pelestarian: Setelah diinventarisasi, aset-aset tersebut perlu direhabilitasi dan dilestarikan. Kita dapat melakukan pemugaran bangunan bersejarah, merevitalisasi kawasan budaya, serta melestarikan tradisi adat sebagai upaya pelestarian warisan budaya.
  3. Pengemasan Produk Wisata: Aset-aset sejarah dan budaya yang telah dipugar dan dilestarikan kemudian dapat dikemas menjadi berbagai produk wisata. Misalnya, tur sejarah, festival budaya, workshop kerajinan tangan, atau homestay yang mengusung tema budaya lokal.
  4. Promosi dan Pemasaran: Setelah produk wisata siap, langkah selanjutnya adalah melakukan promosi dan pemasaran. Manfaatkan berbagai media, baik online maupun offline, untuk menarik minat wisatawan.

Keterlibatan Masyarakat Lokal

Keterlibatan masyarakat lokal sangat penting dalam pengembangan pariwisata berbasis sejarah dan budaya. Dengan melibatkan masyarakat, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Beberapa cara melibatkan masyarakat antara lain:

  • Memberdayakan masyarakat lokal sebagai pelaku wisata: Melalui pelatihan dan pemberdayaan, masyarakat dapat menjadi pemandu wisata, penjual souvenir, atau penyedia akomodasi.
  • Membentuk kelompok sadar wisata: Kelompok ini berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, keamanan, dan ketertiban di kawasan wisata.
Tata Cara Pengembangan Destinasi Pariwisata Melalui Eksistensi Sejarah dan Budaya Lokal

Tantangan dan Solusi

Mengembangkan pariwisata berbasis sejarah dan budaya tentu menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya. Selain itu, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang pariwisata juga menjadi kendala. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kerjasama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Kesimpulan

Pengembangan destinasi pariwisata berbasis sejarah dan budaya merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik suatu daerah. Dengan menggali potensi lokal, melestarikan warisan budaya, dan melibatkan masyarakat, kita dapat menciptakan destinasi wisata yang unik, berkelanjutan, dan bernilai tambah bagi masyarakat.

Dalam rangka peningkatan kapasitas pemerintah secara konsisten untuk memperkuat dan menyempurnakan pengembangan destinasi pariwisata melalui eksistensi sejarah dan budaya lokal guna meningkatkan daya tarik wisata serta keberlanjutan warisan budaya, Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Pemerintahan Dalam Negeri (PUSDIKLAT PEMENDAGRI) akan menyelenggarakan “Bimtek Tata Cara Pengembangan Destinasi Pariwisata Melalui Eksistensi Sejarah dan Budaya Lokal” Pada :

JADWAL DIKLAT SEMESTER 1 TAHUN ANGGARAN 2026

TANGGAL KEGIATANTEMPAT KEGIATAN
05 - 06 Januari 2026




13 - 14 Januari 2026




21 - 22 Januari 2026




26 - 27 Januari 2026
Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan
TANGGAL KEGIATANTEMPAT KEGIATAN
05 - 06 Februari 2026




13 - 14 Februari 2026




18 - 19 Februari 2026




25 - 26 Februari 2026
Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan
TANGGAL KEGIATANTEMPAT KEGIATAN
05 - 06 Maret 2026






13 - 14 Maret 2026






16 - 17 Maret 2026
Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan
TANGGAL KEGIATANTEMPAT KEGIATAN
08 - 09 April 2026




15 - 16 April 2026




24 - 25 April 2026




28 - 29 April 2026
Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan
TANGGAL KEGIATANTEMPAT KEGIATAN
06 - 07 Mei 2026




11 - 12 Mei 2026




21 - 22 Mei 2026




29 - 30 Mei 2026
Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan
TANGGAL KEGIATANTEMPAT KEGIATAN
02 - 03 Juni 2026




09 - 10 Juni 2026




17 - 18 Juni 2026




22 - 23 Juni 2026
Hotel Orchardz Jakarta Jakarta
Hotel Abadi Malioboro Yogyakarta
Hotel Pacific Palace Batam
Hotel Eden Kartika Plaza Kuta Bali
Hotel Golden Flower Bandung
Hotel Ibis City Center Makassar
Hotel Quest Surabaya
Hotel Montana Premier Senggigi Lombok
Hotel Gets Malang
Hotel Grand Antares Medan
Hotel Furaya Pekanbaru - Riau
Hotel Quest Balikpapan - Kalimantan timur
Hotel Batu Suli International Palangkaraya
Hotel Banjarmasin Internasional Banjarmasin
Hotel Arte Bandara Lampung
Permintaan (in House) terkait Hotel di Inginkan

Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana yang dibebankan ke masing-masing peserta / SKPD dengan Biaya sebesar:


Rp. 4.500.000,- (Empat juta lima ratus ribu rupiah) / Peserta (Dengan Penginapan)


Rp. 3.500.000,- (Tiga juta lima ratus ribu rupiah) / Peserta (Tanpa Penginapan)




Fasilitas yang didapat peserta sebagai berikut:


1. Pelatihan selama 2 hari atau materi dibahas sampai selesai

2. Peserta Menginap (Twin-Sharing)

3. Coffee Break, Lunch dan Dinner (Selama kegiatan berlangsung)

4. Seminar Kit

5. Tas Exclusive

6. Sertifikat Pelatihan

7. Makalah



CATATAN :


– Penjemputan di Bandara (Peserta group minimal 5 orang) (Peserta wajib konfirmasi)

– Konfirmasi pendaftaran peserta selambat-lambatnya H-7

– Untuk peserta group minimal 15 orang dapat request jadwal dan tempat

– Syarat & Ketentuan berlaku

– Daftarkan segera, tempat terbatas


Konfirmasi Peserta:
Telpon Pusdiklat Pemendagri 021-2244.3223

Telp/Fax. 021-2244.3223
“JADWAL / BIAYA (BIMTEK / DIKLAT / PELATIHAN)
YANG TERCANTUM SEWAKTU-WAKTU DAPAT BERUBAH

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top